Tampilkan postingan dengan label Profil Negara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Negara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 April 2012

Profil Negara Cina



Cina merupakan salah satu negara berkembang yang
memiliki wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar di
dunia. Luas wilayah Cina mencapai 9.596.961 km2. Cina
terletak di Benua Asia dengan letak georgrafis antara 18' LU–
54'BT dan 73'BT–135'BT. Saat ini Cina merupakan salah satu
negara berkembang yang kini mulai menjadi salah satu negara
industri baru.
a) Perekonomian
Kemajuan ekonomi Cina mulai terlihat sejak negara
yang semula tertutup tersebut membuka perekonomiannya
dengan negara lain. Cina mulai membuka diri
terhadap pihak asing yang akan melakukan investasi di
Cina. Hal ini terlihat dari meningkatnya sumbangan
sektor industri terhadap perekonomian Cina. Sektor
industri menyumbang 53,1% dari pendapatan nasional
Cina. Kegiatan industri berkembang di berbagai daerah,
terutama di daerah Beijing hingga Tianjiang, Shenyang,
dan Nanjiang hingga Shanghai. Perkembangan industri
di Cina didukung oleh ketersediaan batu bara sebagai
bahan bakar dan upah tenaga kerja yang murah. Negara
Tirai Bambu ini menghasilkan mesin bubut, alat-alat
pertambangan, suku cadang kendaraan bermotor, mesin,
semen, dan pupuk. Cina juga mengembangkan industri
perakitan elektronik, seperti komputer dan telepon
genggam.
Kegiatan pertanian dan pertambangan
masih memegang
peran penting, yaitu menyumbang
sebesar 14,4% dari pendapatan
nasionalnya. Kegiatan
pertanian dikembangkan di
daerah yang subur, seperti
lembah Sungai Huang Ho, Chang
Jiang, dan Xianjiang. Hasil-hasil
pertanian Cina antara lain padi,
jagung, gandum, kedelai, kacang,
sorgum, kapas, dan teh. Cina juga
kaya bahan tambang. Jenis bahan
tambang yang dimiliki Cina
antara lain minyak bumi, gas
alam, bijih besi, aluminium,
tembaga, tungstel, dan timbel.

b) Keadaan Penduduk
Cina merupakan negara dengan jumlah penduduk
terbesar di dunia. Pada tahun 2006 jumlah penduduk Cina
mencapai 1.313.973.713 jiwa. Coba kamu bandingkan
dengan jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah
245.452.739 jiwa. Untuk mengurangi tingkat pertumbuhan
penduduk, pemerintah Cina menggalakkan program
keluarga berencana. Dengan berbagai upaya, pemerintah
berhasil menekan pertumbuhan penduduk hingga
mencapai 0,59% per tahun.
Cina mengalami beberapa masalah kesehatan umum
yang sedang meningkat. Masalah kesehatan yang
berhubungan dengan polusi udara dan air, wabah HIVAIDS,
virus SARS, dan flu burung yang sedang meluas.
c) Budaya Masyarakat
Penduduk Cina umumnya adalah ras Mongoloid
dengan kulit kuning dan mata sipit. Mayoritas etnis Han
menyusun hampir 93% populasi. Penduduk bangsa Han
sendiri heterogen dan bisa dianggap sebagai kumpulan
berbagai etnik yang menerapkan budaya dan bahasa yang
sama. Bahasa yang digunakan secara luas di Cina yaitu
bahasa Mandarin.
Orang Cina terkenal memiliki budaya yang tinggi.
Mereka telah lama mengenal tulisan, kertas, dan kompas.
Orang Cina lah yang pertama kali mengenal mesiu sebagai
bahan peluru senjata api. Cina juga memiliki ahli-ahli
filsafat bijak seperti Konfusius. Masyarakat Cina terkenal
sebagai pekerja keras dan ulet sehingga tingkat
produktivitasnya tinggi. Mereka juga terkenal ahli dalam
perdagangan.
d) Tingkat Pendidikan
Sebelum berdiri sebagai
RRC tahun 1949, sekitar 80%
penduduk Cina adalah buta
huruf atau setengah buta huruf.
Jumlah murid di sekolahsekolah
hanya tercatat 4,76%.
Kini, pendidikan di Cina sudah
mulai mengalami kemajuan.
Sistem pendidikan di Cina
bukanlah sebuah sistem yang
seimbang. Walaupun banyak
sekolah di perkotaan yang sudah
modern, sebagian besar sekolah-

sekolah di daratan Cina berada di perdesaan. Umumnya
sekolah di wilayah perdesaan itu memiliki dana yang
sedikit, pengajar dan peralatan yang tidak memadai.
e) Tingkat Teknologi
Sebagai negara berkembang, Cina mengalami perkembangan
teknologi yang cukup pesat, meskipun belum
bisa menyamai teknologi negara-negara maju. Cina sudah
mulai dibicarakan pengamat sebagai the next tech superpower.
Cina memberikan perhatian besar pada
perkembangan teknologi informasi (TI). Beberapa tahun
lalu, berbagai peralatan teknologi komunikasi informasi
masih berlabel ”Invented in the USA”, sekarang di pasaran
Hong Kong berbagai perlengkapan jaringan mulai sudah
berlabel ”Made in China”. Selain itu, Cina juga mulai
mengembangkan teknologi di bidang militer dengan
membuat pesawat tempur, tank baja, dan berbagai
persenjataan.

Profil Negara Cina



Cina merupakan salah satu negara berkembang yang
memiliki wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar di
dunia. Luas wilayah Cina mencapai 9.596.961 km2. Cina
terletak di Benua Asia dengan letak georgrafis antara 18' LU–
54'BT dan 73'BT–135'BT. Saat ini Cina merupakan salah satu
negara berkembang yang kini mulai menjadi salah satu negara
industri baru.
a) Perekonomian
Kemajuan ekonomi Cina mulai terlihat sejak negara
yang semula tertutup tersebut membuka perekonomiannya
dengan negara lain. Cina mulai membuka diri
terhadap pihak asing yang akan melakukan investasi di
Cina. Hal ini terlihat dari meningkatnya sumbangan
sektor industri terhadap perekonomian Cina. Sektor
industri menyumbang 53,1% dari pendapatan nasional
Cina. Kegiatan industri berkembang di berbagai daerah,
terutama di daerah Beijing hingga Tianjiang, Shenyang,
dan Nanjiang hingga Shanghai. Perkembangan industri
di Cina didukung oleh ketersediaan batu bara sebagai
bahan bakar dan upah tenaga kerja yang murah. Negara
Tirai Bambu ini menghasilkan mesin bubut, alat-alat
pertambangan, suku cadang kendaraan bermotor, mesin,
semen, dan pupuk. Cina juga mengembangkan industri
perakitan elektronik, seperti komputer dan telepon
genggam.
Kegiatan pertanian dan pertambangan
masih memegang
peran penting, yaitu menyumbang
sebesar 14,4% dari pendapatan
nasionalnya. Kegiatan
pertanian dikembangkan di
daerah yang subur, seperti
lembah Sungai Huang Ho, Chang
Jiang, dan Xianjiang. Hasil-hasil
pertanian Cina antara lain padi,
jagung, gandum, kedelai, kacang,
sorgum, kapas, dan teh. Cina juga
kaya bahan tambang. Jenis bahan
tambang yang dimiliki Cina
antara lain minyak bumi, gas
alam, bijih besi, aluminium,
tembaga, tungstel, dan timbel.

b) Keadaan Penduduk
Cina merupakan negara dengan jumlah penduduk
terbesar di dunia. Pada tahun 2006 jumlah penduduk Cina
mencapai 1.313.973.713 jiwa. Coba kamu bandingkan
dengan jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah
245.452.739 jiwa. Untuk mengurangi tingkat pertumbuhan
penduduk, pemerintah Cina menggalakkan program
keluarga berencana. Dengan berbagai upaya, pemerintah
berhasil menekan pertumbuhan penduduk hingga
mencapai 0,59% per tahun.
Cina mengalami beberapa masalah kesehatan umum
yang sedang meningkat. Masalah kesehatan yang
berhubungan dengan polusi udara dan air, wabah HIVAIDS,
virus SARS, dan flu burung yang sedang meluas.
c) Budaya Masyarakat
Penduduk Cina umumnya adalah ras Mongoloid
dengan kulit kuning dan mata sipit. Mayoritas etnis Han
menyusun hampir 93% populasi. Penduduk bangsa Han
sendiri heterogen dan bisa dianggap sebagai kumpulan
berbagai etnik yang menerapkan budaya dan bahasa yang
sama. Bahasa yang digunakan secara luas di Cina yaitu
bahasa Mandarin.
Orang Cina terkenal memiliki budaya yang tinggi.
Mereka telah lama mengenal tulisan, kertas, dan kompas.
Orang Cina lah yang pertama kali mengenal mesiu sebagai
bahan peluru senjata api. Cina juga memiliki ahli-ahli
filsafat bijak seperti Konfusius. Masyarakat Cina terkenal
sebagai pekerja keras dan ulet sehingga tingkat
produktivitasnya tinggi. Mereka juga terkenal ahli dalam
perdagangan.
d) Tingkat Pendidikan
Sebelum berdiri sebagai
RRC tahun 1949, sekitar 80%
penduduk Cina adalah buta
huruf atau setengah buta huruf.
Jumlah murid di sekolahsekolah
hanya tercatat 4,76%.
Kini, pendidikan di Cina sudah
mulai mengalami kemajuan.
Sistem pendidikan di Cina
bukanlah sebuah sistem yang
seimbang. Walaupun banyak
sekolah di perkotaan yang sudah
modern, sebagian besar sekolah-

sekolah di daratan Cina berada di perdesaan. Umumnya
sekolah di wilayah perdesaan itu memiliki dana yang
sedikit, pengajar dan peralatan yang tidak memadai.
e) Tingkat Teknologi
Sebagai negara berkembang, Cina mengalami perkembangan
teknologi yang cukup pesat, meskipun belum
bisa menyamai teknologi negara-negara maju. Cina sudah
mulai dibicarakan pengamat sebagai the next tech superpower.
Cina memberikan perhatian besar pada
perkembangan teknologi informasi (TI). Beberapa tahun
lalu, berbagai peralatan teknologi komunikasi informasi
masih berlabel ”Invented in the USA”, sekarang di pasaran
Hong Kong berbagai perlengkapan jaringan mulai sudah
berlabel ”Made in China”. Selain itu, Cina juga mulai
mengembangkan teknologi di bidang militer dengan
membuat pesawat tempur, tank baja, dan berbagai
persenjataan.

Profil Negara Cina



Cina merupakan salah satu negara berkembang yang
memiliki wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar di
dunia. Luas wilayah Cina mencapai 9.596.961 km2. Cina
terletak di Benua Asia dengan letak georgrafis antara 18' LU–
54'BT dan 73'BT–135'BT. Saat ini Cina merupakan salah satu
negara berkembang yang kini mulai menjadi salah satu negara
industri baru.
a) Perekonomian
Kemajuan ekonomi Cina mulai terlihat sejak negara
yang semula tertutup tersebut membuka perekonomiannya
dengan negara lain. Cina mulai membuka diri
terhadap pihak asing yang akan melakukan investasi di
Cina. Hal ini terlihat dari meningkatnya sumbangan
sektor industri terhadap perekonomian Cina. Sektor
industri menyumbang 53,1% dari pendapatan nasional
Cina. Kegiatan industri berkembang di berbagai daerah,
terutama di daerah Beijing hingga Tianjiang, Shenyang,
dan Nanjiang hingga Shanghai. Perkembangan industri
di Cina didukung oleh ketersediaan batu bara sebagai
bahan bakar dan upah tenaga kerja yang murah. Negara
Tirai Bambu ini menghasilkan mesin bubut, alat-alat
pertambangan, suku cadang kendaraan bermotor, mesin,
semen, dan pupuk. Cina juga mengembangkan industri
perakitan elektronik, seperti komputer dan telepon
genggam.
Kegiatan pertanian dan pertambangan
masih memegang
peran penting, yaitu menyumbang
sebesar 14,4% dari pendapatan
nasionalnya. Kegiatan
pertanian dikembangkan di
daerah yang subur, seperti
lembah Sungai Huang Ho, Chang
Jiang, dan Xianjiang. Hasil-hasil
pertanian Cina antara lain padi,
jagung, gandum, kedelai, kacang,
sorgum, kapas, dan teh. Cina juga
kaya bahan tambang. Jenis bahan
tambang yang dimiliki Cina
antara lain minyak bumi, gas
alam, bijih besi, aluminium,
tembaga, tungstel, dan timbel.

b) Keadaan Penduduk
Cina merupakan negara dengan jumlah penduduk
terbesar di dunia. Pada tahun 2006 jumlah penduduk Cina
mencapai 1.313.973.713 jiwa. Coba kamu bandingkan
dengan jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah
245.452.739 jiwa. Untuk mengurangi tingkat pertumbuhan
penduduk, pemerintah Cina menggalakkan program
keluarga berencana. Dengan berbagai upaya, pemerintah
berhasil menekan pertumbuhan penduduk hingga
mencapai 0,59% per tahun.
Cina mengalami beberapa masalah kesehatan umum
yang sedang meningkat. Masalah kesehatan yang
berhubungan dengan polusi udara dan air, wabah HIVAIDS,
virus SARS, dan flu burung yang sedang meluas.
c) Budaya Masyarakat
Penduduk Cina umumnya adalah ras Mongoloid
dengan kulit kuning dan mata sipit. Mayoritas etnis Han
menyusun hampir 93% populasi. Penduduk bangsa Han
sendiri heterogen dan bisa dianggap sebagai kumpulan
berbagai etnik yang menerapkan budaya dan bahasa yang
sama. Bahasa yang digunakan secara luas di Cina yaitu
bahasa Mandarin.
Orang Cina terkenal memiliki budaya yang tinggi.
Mereka telah lama mengenal tulisan, kertas, dan kompas.
Orang Cina lah yang pertama kali mengenal mesiu sebagai
bahan peluru senjata api. Cina juga memiliki ahli-ahli
filsafat bijak seperti Konfusius. Masyarakat Cina terkenal
sebagai pekerja keras dan ulet sehingga tingkat
produktivitasnya tinggi. Mereka juga terkenal ahli dalam
perdagangan.
d) Tingkat Pendidikan
Sebelum berdiri sebagai
RRC tahun 1949, sekitar 80%
penduduk Cina adalah buta
huruf atau setengah buta huruf.
Jumlah murid di sekolahsekolah
hanya tercatat 4,76%.
Kini, pendidikan di Cina sudah
mulai mengalami kemajuan.
Sistem pendidikan di Cina
bukanlah sebuah sistem yang
seimbang. Walaupun banyak
sekolah di perkotaan yang sudah
modern, sebagian besar sekolah-

sekolah di daratan Cina berada di perdesaan. Umumnya
sekolah di wilayah perdesaan itu memiliki dana yang
sedikit, pengajar dan peralatan yang tidak memadai.
e) Tingkat Teknologi
Sebagai negara berkembang, Cina mengalami perkembangan
teknologi yang cukup pesat, meskipun belum
bisa menyamai teknologi negara-negara maju. Cina sudah
mulai dibicarakan pengamat sebagai the next tech superpower.
Cina memberikan perhatian besar pada
perkembangan teknologi informasi (TI). Beberapa tahun
lalu, berbagai peralatan teknologi komunikasi informasi
masih berlabel ”Invented in the USA”, sekarang di pasaran
Hong Kong berbagai perlengkapan jaringan mulai sudah
berlabel ”Made in China”. Selain itu, Cina juga mulai
mengembangkan teknologi di bidang militer dengan
membuat pesawat tempur, tank baja, dan berbagai
persenjataan.

Jumat, 13 April 2012

Profil Negara Singapura

Republik Singapura adalah sebuah negara kota di Asia
Tenggara yang terletak di ujung Semenanjung Malaysia, berbatasan
dengan Johor (Malaysia) dan Kepulauan Riau
(Indonesia). Luas wilayah negara ini adalah 581 km2 dengan
panjang 43 km dan lebar 22 km. Wilayah yang kecil dan tidak
memiliki sumber daya alam bukan menjadi halangan untuk
menjadi negara maju.


a) Perekonomian Singapura


Singapura memiliki pasar ekonomi yang maju dan
terbuka dengan pendapatan per kapita kelima tertinggi
di dunia. Pelaku ekonomi Singapura merupakan pelaku
ekonomi yang paling kompetitif di dunia. Bidang ekspor,
perindustrian, dan jasa merupakan sektor yang penting
dalam ekonomi Singapura. Komoditas ekspor Singapura
adalah barang-barang elektronik, bahan-bahan konstruksi,
dan lain-lain. Komoditas impornya adalah bahan
makanan, minyak bumi, dan bahan-bahan baku industri.
Pemerintah Singapura menetapkan
simpanan uang yang
tinggi dengan memperkenalkan
sistem penyimpanan uang yang
wajib kepada para pekerja.
Dengan sistem ini, Singapura
menempati peringkat ke-18 negara
terkaya di dunia. Singapura
mempunyai simpanan dana
cadangan sebesar US$139 miliar.
Singapura juga menjadi pusat
jasa keuangan dunia.


b) Keadaan Penduduk


Singapura merupakan salah satu negara yang paling
padat di dunia. Sekitar 85% dari rakyat Singapura tinggal
di rumah susun dan apartemen yang disediakan oleh
dewan pengembangan perumahan Singapura. Penduduk
Singapura memiliki standar hidup yang tinggi. Berbagai
fasilitas umum tersedia dan berstandar internasional.
Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis
Tionghoa, sedangkan penduduk lain adalah etnis Melayu
merupakan penduduk asli dan etnis India. Berbagai etnis
ini dapat hidup berdampingan. Ini dibuktikan dengan
adanya berbagai perayaan yang terdapat di Singapura,

seperti tahun baru Imlek, hari Waisak, hari raya puasa,
hari raya haji, Deepavali, dan natal. Perayaan hari-hari
besar di Singapura tersebut merupakan daya tarik wisata.


c) Tingkat Pendidikan


Pendidikan yang unggul menjadi kunci pertumbuhan
dan perkembangan masyarakat Singapura. Singapura
menjadi pusat pendidikan dunia selama bertahun-tahun.
Sistem pendidikan bertujuan memenuhi kebutuhan
individual dan mengembangkan bakat. Sekolah-sekolah
Singapura menerapkan kebijakan dua bahasa. Kurikulum
pendidikan disusun untuk mengembangkan inovasi dan
semangat kewiraswastaan. Sekolah di Singapura juga
memiliki standar yang tinggi, terutama untuk bidang
matematika dan ilmu pengetahuan.


d) Infrastruktur


Singapura merupakan salah satu negara yang
memiliki jalur perhubungan terbaik di dunia, baik melalui
darat, udara, maupun laut. Pelabuhan udara Changi
melayani lebih dari enam puluh perusahaan penerbangan
dunia. Jalur transportasi yang baik memudahkan akses
ke seluruh bagian pulau. Singapura juga disebut sebagai
negara yang mempunyai koneksi/hubungan paling banyak
di Asia. Singapura memiliki rata-rata masukan melalui
internet sebanyak 42%.

Profil Negara Singapura

Republik Singapura adalah sebuah negara kota di Asia
Tenggara yang terletak di ujung Semenanjung Malaysia, berbatasan
dengan Johor (Malaysia) dan Kepulauan Riau
(Indonesia). Luas wilayah negara ini adalah 581 km2 dengan
panjang 43 km dan lebar 22 km. Wilayah yang kecil dan tidak
memiliki sumber daya alam bukan menjadi halangan untuk
menjadi negara maju.


a) Perekonomian Singapura


Singapura memiliki pasar ekonomi yang maju dan
terbuka dengan pendapatan per kapita kelima tertinggi
di dunia. Pelaku ekonomi Singapura merupakan pelaku
ekonomi yang paling kompetitif di dunia. Bidang ekspor,
perindustrian, dan jasa merupakan sektor yang penting
dalam ekonomi Singapura. Komoditas ekspor Singapura
adalah barang-barang elektronik, bahan-bahan konstruksi,
dan lain-lain. Komoditas impornya adalah bahan
makanan, minyak bumi, dan bahan-bahan baku industri.
Pemerintah Singapura menetapkan
simpanan uang yang
tinggi dengan memperkenalkan
sistem penyimpanan uang yang
wajib kepada para pekerja.
Dengan sistem ini, Singapura
menempati peringkat ke-18 negara
terkaya di dunia. Singapura
mempunyai simpanan dana
cadangan sebesar US$139 miliar.
Singapura juga menjadi pusat
jasa keuangan dunia.


b) Keadaan Penduduk


Singapura merupakan salah satu negara yang paling
padat di dunia. Sekitar 85% dari rakyat Singapura tinggal
di rumah susun dan apartemen yang disediakan oleh
dewan pengembangan perumahan Singapura. Penduduk
Singapura memiliki standar hidup yang tinggi. Berbagai
fasilitas umum tersedia dan berstandar internasional.
Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis
Tionghoa, sedangkan penduduk lain adalah etnis Melayu
merupakan penduduk asli dan etnis India. Berbagai etnis
ini dapat hidup berdampingan. Ini dibuktikan dengan
adanya berbagai perayaan yang terdapat di Singapura,

seperti tahun baru Imlek, hari Waisak, hari raya puasa,
hari raya haji, Deepavali, dan natal. Perayaan hari-hari
besar di Singapura tersebut merupakan daya tarik wisata.


c) Tingkat Pendidikan


Pendidikan yang unggul menjadi kunci pertumbuhan
dan perkembangan masyarakat Singapura. Singapura
menjadi pusat pendidikan dunia selama bertahun-tahun.
Sistem pendidikan bertujuan memenuhi kebutuhan
individual dan mengembangkan bakat. Sekolah-sekolah
Singapura menerapkan kebijakan dua bahasa. Kurikulum
pendidikan disusun untuk mengembangkan inovasi dan
semangat kewiraswastaan. Sekolah di Singapura juga
memiliki standar yang tinggi, terutama untuk bidang
matematika dan ilmu pengetahuan.


d) Infrastruktur


Singapura merupakan salah satu negara yang
memiliki jalur perhubungan terbaik di dunia, baik melalui
darat, udara, maupun laut. Pelabuhan udara Changi
melayani lebih dari enam puluh perusahaan penerbangan
dunia. Jalur transportasi yang baik memudahkan akses
ke seluruh bagian pulau. Singapura juga disebut sebagai
negara yang mempunyai koneksi/hubungan paling banyak
di Asia. Singapura memiliki rata-rata masukan melalui
internet sebanyak 42%.

Profil Negara Singapura

Republik Singapura adalah sebuah negara kota di Asia
Tenggara yang terletak di ujung Semenanjung Malaysia, berbatasan
dengan Johor (Malaysia) dan Kepulauan Riau
(Indonesia). Luas wilayah negara ini adalah 581 km2 dengan
panjang 43 km dan lebar 22 km. Wilayah yang kecil dan tidak
memiliki sumber daya alam bukan menjadi halangan untuk
menjadi negara maju.


a) Perekonomian Singapura


Singapura memiliki pasar ekonomi yang maju dan
terbuka dengan pendapatan per kapita kelima tertinggi
di dunia. Pelaku ekonomi Singapura merupakan pelaku
ekonomi yang paling kompetitif di dunia. Bidang ekspor,
perindustrian, dan jasa merupakan sektor yang penting
dalam ekonomi Singapura. Komoditas ekspor Singapura
adalah barang-barang elektronik, bahan-bahan konstruksi,
dan lain-lain. Komoditas impornya adalah bahan
makanan, minyak bumi, dan bahan-bahan baku industri.
Pemerintah Singapura menetapkan
simpanan uang yang
tinggi dengan memperkenalkan
sistem penyimpanan uang yang
wajib kepada para pekerja.
Dengan sistem ini, Singapura
menempati peringkat ke-18 negara
terkaya di dunia. Singapura
mempunyai simpanan dana
cadangan sebesar US$139 miliar.
Singapura juga menjadi pusat
jasa keuangan dunia.


b) Keadaan Penduduk


Singapura merupakan salah satu negara yang paling
padat di dunia. Sekitar 85% dari rakyat Singapura tinggal
di rumah susun dan apartemen yang disediakan oleh
dewan pengembangan perumahan Singapura. Penduduk
Singapura memiliki standar hidup yang tinggi. Berbagai
fasilitas umum tersedia dan berstandar internasional.
Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis
Tionghoa, sedangkan penduduk lain adalah etnis Melayu
merupakan penduduk asli dan etnis India. Berbagai etnis
ini dapat hidup berdampingan. Ini dibuktikan dengan
adanya berbagai perayaan yang terdapat di Singapura,

seperti tahun baru Imlek, hari Waisak, hari raya puasa,
hari raya haji, Deepavali, dan natal. Perayaan hari-hari
besar di Singapura tersebut merupakan daya tarik wisata.


c) Tingkat Pendidikan


Pendidikan yang unggul menjadi kunci pertumbuhan
dan perkembangan masyarakat Singapura. Singapura
menjadi pusat pendidikan dunia selama bertahun-tahun.
Sistem pendidikan bertujuan memenuhi kebutuhan
individual dan mengembangkan bakat. Sekolah-sekolah
Singapura menerapkan kebijakan dua bahasa. Kurikulum
pendidikan disusun untuk mengembangkan inovasi dan
semangat kewiraswastaan. Sekolah di Singapura juga
memiliki standar yang tinggi, terutama untuk bidang
matematika dan ilmu pengetahuan.


d) Infrastruktur


Singapura merupakan salah satu negara yang
memiliki jalur perhubungan terbaik di dunia, baik melalui
darat, udara, maupun laut. Pelabuhan udara Changi
melayani lebih dari enam puluh perusahaan penerbangan
dunia. Jalur transportasi yang baik memudahkan akses
ke seluruh bagian pulau. Singapura juga disebut sebagai
negara yang mempunyai koneksi/hubungan paling banyak
di Asia. Singapura memiliki rata-rata masukan melalui
internet sebanyak 42%.

Profil Negara Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara maju yang
mempunyai pengaruh besar di dunia. Amerika terletak di
Benua Amerika. Tepatnya di antara 24 33'LU–70 23'LU dan
112'BB–66'BB. Luas negara Amerika mencapai 9.826.630 km2.



a) Perekonomian Amerika Serikat


Amerika Serikat merupakan salah satu raksasa
ekonomi di dunia. Amerika dikaruniai sumber daya alam
yang melimpah dan sumber daya manusia yang unggul.
Produk-produk buatan Amerika dapat dikatakan
menguasai pasar dunia.
Perekonomian Amerika didukung
oleh perkembangan
sektor industri. Sektor ini menyumbang
sekitar 20,7% dari
seluruh pendapatan nasional
Amerika Serikat. Industri di
Amerika dijalankan dalam skala
yang besar. Industri di Amerika
menghasilkan mobil, mesin,
bahan kimia, tekstil, besi baja,
tembaga, dan pesawat terbang.
Hasil industri tersebut ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan
di dalam negeri, tetapi juga
untuk pasar dunia.
Sektor pertanian di Amerika dijalankan dalam skala
yang besar dengan menggunakan teknologi modern.
Tanaman yang dihasilkan antara lain gandum, jagung,
padi, kapas, buah-buahan, tembakau, dan kayu keras.
Meskipun sumbangan sektor pertanian hanya 1% dari
pendapatan nasional, tetapi Amerika merupakan salah
satu pemasok bahan pangan terbesar di dunia. Sumbangan
sektor jasa terhadap perekonomian Amerika sebesar
78,3%. Jasa yang dihasilkan misalnya, jasa keuangan,
konsultan, perbankan, telekomunikasi, dan informasi.


b) Keadaan Penduduk


Jumlah penduduk Amerika pada tahun 2006 menurut
data dari CIA World Factbook adalah 298.444.215 jiwa.
Tingkat pertumbuhan penduduknya adalah 0,91% per
tahun. Jumlah penduduk Amerika menempati urutan
ke-3 di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di Amerika
sangat tinggi. Hal ini karena semakin meningkatnya
perpindahan penduduk dari negara lain ke Amerika.
Perekonomian Amerika yang kuat dan kebebasan bagi
individu menyebabkan Amerika menjadi semacam tanah
impian (dream land) bagi para pendatang.



c) Tingkat Pendidikan


Tingkat pendidikan di
Amerika sangat maju dan merata.
Demikian pula sistem
pendidikan yang diterapkan.
Dari total penduduk, 97%-nya
sudah memiliki kemampuan
baca dan tulis (melek huruf).
Amerika memiliki universitasuniversitas
yang mencetak para
ahli dan ilmuwan andal. Amerika
menjadi tujuan para mahasiswa
dari seluruh penjuru dunia.
Beberapa universitas tersebut,
yaitu Universitas Harvard, Universitas
Boston, Institut Teknologi
Massachussets, dan Universitas
Dallas.


d) Kemajuan Teknologi


Pemerintah dan dunia usaha di Amerika memberi
perhatian besar pada perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Pemerintah tidak segan-segan memberikan
dana yang besar untuk kegiatan penelitian dan
pengembangan teknologi. Kemajuan teknologi telah
meningkatkan daya saing bangsa Amerika dalam berbagai
bidang, terutama dalam bidang industri dan jasa.


e) Perkembangan Budaya


Masyarakat Amerika merupakan masyarakat yang
sangat heterogen yang terdiri atas berbagai suku bangsa.
Oleh karena itu, kebudayaannya pun sangat beragam.
Penduduk asli Amerika adalah bangsa Eskimo dan Indian.
Pendatang Amerika sebagian besar berasal dari Eropa,
seperti Inggris, Prancis, Belanda, dan Spanyol. Selain itu,
pendatang berasal dari seluruh penjuru dunia.
Budaya Amerika pada dasarnya dilandasi oleh
ideologi atau paham kebebasan. Setiap individu bebas
mengekspresikan sikapnya selama tidak mengganggu
kepentingan orang lain. Contoh kebebasan tersebut antara
lain kebebasan bersaing, menyampaikan pendapat, dan
gaya hidup sehari-hari.

Profil Negara Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara maju yang
mempunyai pengaruh besar di dunia. Amerika terletak di
Benua Amerika. Tepatnya di antara 24 33'LU–70 23'LU dan
112'BB–66'BB. Luas negara Amerika mencapai 9.826.630 km2.



a) Perekonomian Amerika Serikat


Amerika Serikat merupakan salah satu raksasa
ekonomi di dunia. Amerika dikaruniai sumber daya alam
yang melimpah dan sumber daya manusia yang unggul.
Produk-produk buatan Amerika dapat dikatakan
menguasai pasar dunia.
Perekonomian Amerika didukung
oleh perkembangan
sektor industri. Sektor ini menyumbang
sekitar 20,7% dari
seluruh pendapatan nasional
Amerika Serikat. Industri di
Amerika dijalankan dalam skala
yang besar. Industri di Amerika
menghasilkan mobil, mesin,
bahan kimia, tekstil, besi baja,
tembaga, dan pesawat terbang.
Hasil industri tersebut ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan
di dalam negeri, tetapi juga
untuk pasar dunia.
Sektor pertanian di Amerika dijalankan dalam skala
yang besar dengan menggunakan teknologi modern.
Tanaman yang dihasilkan antara lain gandum, jagung,
padi, kapas, buah-buahan, tembakau, dan kayu keras.
Meskipun sumbangan sektor pertanian hanya 1% dari
pendapatan nasional, tetapi Amerika merupakan salah
satu pemasok bahan pangan terbesar di dunia. Sumbangan
sektor jasa terhadap perekonomian Amerika sebesar
78,3%. Jasa yang dihasilkan misalnya, jasa keuangan,
konsultan, perbankan, telekomunikasi, dan informasi.


b) Keadaan Penduduk


Jumlah penduduk Amerika pada tahun 2006 menurut
data dari CIA World Factbook adalah 298.444.215 jiwa.
Tingkat pertumbuhan penduduknya adalah 0,91% per
tahun. Jumlah penduduk Amerika menempati urutan
ke-3 di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di Amerika
sangat tinggi. Hal ini karena semakin meningkatnya
perpindahan penduduk dari negara lain ke Amerika.
Perekonomian Amerika yang kuat dan kebebasan bagi
individu menyebabkan Amerika menjadi semacam tanah
impian (dream land) bagi para pendatang.



c) Tingkat Pendidikan


Tingkat pendidikan di
Amerika sangat maju dan merata.
Demikian pula sistem
pendidikan yang diterapkan.
Dari total penduduk, 97%-nya
sudah memiliki kemampuan
baca dan tulis (melek huruf).
Amerika memiliki universitasuniversitas
yang mencetak para
ahli dan ilmuwan andal. Amerika
menjadi tujuan para mahasiswa
dari seluruh penjuru dunia.
Beberapa universitas tersebut,
yaitu Universitas Harvard, Universitas
Boston, Institut Teknologi
Massachussets, dan Universitas
Dallas.


d) Kemajuan Teknologi


Pemerintah dan dunia usaha di Amerika memberi
perhatian besar pada perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Pemerintah tidak segan-segan memberikan
dana yang besar untuk kegiatan penelitian dan
pengembangan teknologi. Kemajuan teknologi telah
meningkatkan daya saing bangsa Amerika dalam berbagai
bidang, terutama dalam bidang industri dan jasa.


e) Perkembangan Budaya


Masyarakat Amerika merupakan masyarakat yang
sangat heterogen yang terdiri atas berbagai suku bangsa.
Oleh karena itu, kebudayaannya pun sangat beragam.
Penduduk asli Amerika adalah bangsa Eskimo dan Indian.
Pendatang Amerika sebagian besar berasal dari Eropa,
seperti Inggris, Prancis, Belanda, dan Spanyol. Selain itu,
pendatang berasal dari seluruh penjuru dunia.
Budaya Amerika pada dasarnya dilandasi oleh
ideologi atau paham kebebasan. Setiap individu bebas
mengekspresikan sikapnya selama tidak mengganggu
kepentingan orang lain. Contoh kebebasan tersebut antara
lain kebebasan bersaing, menyampaikan pendapat, dan
gaya hidup sehari-hari.

Profil Negara Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara maju yang
mempunyai pengaruh besar di dunia. Amerika terletak di
Benua Amerika. Tepatnya di antara 24 33'LU–70 23'LU dan
112'BB–66'BB. Luas negara Amerika mencapai 9.826.630 km2.



a) Perekonomian Amerika Serikat


Amerika Serikat merupakan salah satu raksasa
ekonomi di dunia. Amerika dikaruniai sumber daya alam
yang melimpah dan sumber daya manusia yang unggul.
Produk-produk buatan Amerika dapat dikatakan
menguasai pasar dunia.
Perekonomian Amerika didukung
oleh perkembangan
sektor industri. Sektor ini menyumbang
sekitar 20,7% dari
seluruh pendapatan nasional
Amerika Serikat. Industri di
Amerika dijalankan dalam skala
yang besar. Industri di Amerika
menghasilkan mobil, mesin,
bahan kimia, tekstil, besi baja,
tembaga, dan pesawat terbang.
Hasil industri tersebut ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan
di dalam negeri, tetapi juga
untuk pasar dunia.
Sektor pertanian di Amerika dijalankan dalam skala
yang besar dengan menggunakan teknologi modern.
Tanaman yang dihasilkan antara lain gandum, jagung,
padi, kapas, buah-buahan, tembakau, dan kayu keras.
Meskipun sumbangan sektor pertanian hanya 1% dari
pendapatan nasional, tetapi Amerika merupakan salah
satu pemasok bahan pangan terbesar di dunia. Sumbangan
sektor jasa terhadap perekonomian Amerika sebesar
78,3%. Jasa yang dihasilkan misalnya, jasa keuangan,
konsultan, perbankan, telekomunikasi, dan informasi.


b) Keadaan Penduduk


Jumlah penduduk Amerika pada tahun 2006 menurut
data dari CIA World Factbook adalah 298.444.215 jiwa.
Tingkat pertumbuhan penduduknya adalah 0,91% per
tahun. Jumlah penduduk Amerika menempati urutan
ke-3 di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di Amerika
sangat tinggi. Hal ini karena semakin meningkatnya
perpindahan penduduk dari negara lain ke Amerika.
Perekonomian Amerika yang kuat dan kebebasan bagi
individu menyebabkan Amerika menjadi semacam tanah
impian (dream land) bagi para pendatang.



c) Tingkat Pendidikan


Tingkat pendidikan di
Amerika sangat maju dan merata.
Demikian pula sistem
pendidikan yang diterapkan.
Dari total penduduk, 97%-nya
sudah memiliki kemampuan
baca dan tulis (melek huruf).
Amerika memiliki universitasuniversitas
yang mencetak para
ahli dan ilmuwan andal. Amerika
menjadi tujuan para mahasiswa
dari seluruh penjuru dunia.
Beberapa universitas tersebut,
yaitu Universitas Harvard, Universitas
Boston, Institut Teknologi
Massachussets, dan Universitas
Dallas.


d) Kemajuan Teknologi


Pemerintah dan dunia usaha di Amerika memberi
perhatian besar pada perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Pemerintah tidak segan-segan memberikan
dana yang besar untuk kegiatan penelitian dan
pengembangan teknologi. Kemajuan teknologi telah
meningkatkan daya saing bangsa Amerika dalam berbagai
bidang, terutama dalam bidang industri dan jasa.


e) Perkembangan Budaya


Masyarakat Amerika merupakan masyarakat yang
sangat heterogen yang terdiri atas berbagai suku bangsa.
Oleh karena itu, kebudayaannya pun sangat beragam.
Penduduk asli Amerika adalah bangsa Eskimo dan Indian.
Pendatang Amerika sebagian besar berasal dari Eropa,
seperti Inggris, Prancis, Belanda, dan Spanyol. Selain itu,
pendatang berasal dari seluruh penjuru dunia.
Budaya Amerika pada dasarnya dilandasi oleh
ideologi atau paham kebebasan. Setiap individu bebas
mengekspresikan sikapnya selama tidak mengganggu
kepentingan orang lain. Contoh kebebasan tersebut antara
lain kebebasan bersaing, menyampaikan pendapat, dan
gaya hidup sehari-hari.