Senin, 05 Desember 2011

Perang Dunia I dan II

I.       PERANG DUNIA I (1914-1920)
a.     Sebab-sebab Perang Dunia I
      Kemajuan Industri
Kemajuan Industri di Eropa menimbulkan masalah baru. Masing masing Negara berusaha mamajukan industri negaranya, sehingga menimbulkan persaingan di antara Negara Negara Eropa
      Politik Kolonialisme dan Imperialisme
Kemajuan Industri yang dicapai mengakibatkankolonialisme dan imperialisme. Masing masing Negara berusaha mendapatkn wilayah jajahan yang luas sebagai tempat pengambilan bahan mentah atau bahan baku, sekaligus tempat pemasaran hasil hasil produksi, dan tempat menanam modal lebih.
      Politik Mencari kawan
Keadaan fisik dan politik yang semakin tegang mendorong Negara-negara untuk mencari kawan untuk menghadapil lawan. Setiap Negara merasa khawatir akan terjadinya perang secara tiba tiba. Eropa terbagi menjadi dua blok, yaitu Triple Alliance tahun 1882 (Jerman, Austria-Hungaria, dan Italia) dan Triple Entente 1907 (Perancis,Inggris dan Rusia)
      Perlombaan Bersenjata
Masing masing negara meningkatkan persenjataan dan tidak mau kalah dengan negara lainnya untuk mempersiapkan perang
      Terbunuhnya Putra Mahkota Austria
Francis Ferdinand di Sarjevo pada tanggal 28 Juni 1914 oleh Gavrilo Princip (anggota gerkan Serbia Raya ). Kejadian tersebut telah menyulut meletusnya Perang Dunia I .
     1 Agustus 1914, Jerman mengumumkan perang dengan Rusia.
     3 Agustus 1914,Perancis melancarkan serangan kepada Jerman.
     14 Agustus 1914, Inggris menyerang jerman
Perang Dunia II
Infobox collage for WWII.PNG
Gambar-gambar Perang Dunia II
Tanggal1 September 1939–2 September 1945
LokasiEropa, Pasifik, Asia Tenggara, Timur Tengah,Mediterania dan Afrika.
HasilKemenangan sekutu, munculnya Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara adidaya, terbentuknya blok-blok yang menjurus ke Perang Dingin, mulai lepasnya negara-negara jajahan Eropa.
Casus belliPenyerangan Jerman Ke Polandia (Eropa) ,Penyerangan Pearl Harbour (Asia & Pasifik
Pihak yang terlibat
Sekutu:
Flag of Poland.svg Polandia
Bendera Britania Raya Britania Raya
Flag of France.svg Perancis
 Uni Soviet (1941-1945)
US flag 48 stars.svg Amerika Serikat(1941-1945)
Bendera Republik Cina Republik Cina
lainnya
Axis:
Bendera Jerman Nazi Jerman
Slovakia WW2 flag.svg Slowakia
 Uni Soviet(1939-1941)
 Italia (1940—1943)
 Jepang
Bendera Hongaria Hungaria (1940-1944)
 Rumania(1941—1944)
 Finlandia(1941—1944)
Flag of Iraq (1924–1959).svg Irak
 Thailand(1941—1945)
lainnya
Komandan
Bendera Britania Raya Winston Churchill
Bendera Uni Soviet Joseph Stalin
US flag 48 stars.svg Franklin Roosevelt
Bendera Republik Cina Chiang Kai-Shek
Flag of Poland.svg Władysław Sikorski
Bendera Jerman Adolf Hitler
Flag of Italy (1861-1946).svg Benito Mussolini
Flag of Japan.svg Hideki Tojo
Jumlah korban
Militer tewas:
17.000.000
Sipil tewas:
33.000.000
Total tewas:
50.000.000
Militer tewas:
8.000.000
Sipil tewas:
4.000.000
Total tewas:
12.000.000

b.     Jalannya Perang Dunia I
           Pihak pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I adalah sebagai berikut:
      Pihak Sentral (blok Jerman) yang terdiri dari 4 negara yaitu Jerman,Turki,Bulgaria,Autria-Hongaria.
      Pihak Sekutu (blok Perancis) yang terdiri dari 23 negara yang antara lain: Perancis, Rusia, Inggris, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang, dan lain-lain.

Perang Dunia I yang melanda wilayah Eropa terbagi atas beberapa front atau wilayah peperangan seperti:
     Front Barat, Jerman menduduki Belgia dan Perancis. Namun, Perancis berhasil memukul mundur Jerman dalam Perang di tepi Sungai Marne. Jerman mengumumkan “Perang Parit” di Vedum namun tetap dapat dipukul mundur Perancis.
     Front Timur, Jerman berhasil memukul mundur Rusia di dekat Danau Masuri tetapi akhirnya Rusia dan Jerman membuat perjanjian perdamaian di Brest Litowsk.
     Front Italia, Italia dikalahkan oleh Jerman
     Front Balkan, awalnya Jerman mengalami kemenangan. Rumania dan Serbia menyerah terlebih dahulu kepada Jerman.
Inggris menyerang Dardanella, tetapi dalam pertempuran di Gallipolli, Inggris berhasil dikalahkan oleh Turki.
Akhirnya Inggris mundur dari Turki ke Yunani.
Inggris menghantam Bulgaria dan menyerah tahun 1918.
Kemudian Turki diserang oleh Inggris dari daerah Arabia, Palestina, dan Irak.
Turki menyerah pada tahun 1918.
     Front laut, terjadi di Jutland antara pihak Inggris dengan Jerman. Jerman mengumumkan perang kapal selam tak terbatas. Semua kapal yang dianggap musuh oleh Jerman ditembak.

c.     Akhir Perang Dunia I (11 November 1918)
Jerman menghadapi dua serangan sekaligus yaitu serangan dari sekutu dan pemberontakan dari kaum komunis. Karena serangan itu, Jerman terpaksa menyerah pada tahun 1918. Setelah Perang Dunia I berakhir diadakan perjanjian perdamaian, seperti:
1.      Perjanjian Versailles (28 Juni 1918) antara pihak Jerman dengan Sekutu
2.      Perjanjian St. Germain (10 November 1919) antara Sekutu dengan Austria
3.      Perjanjian Neuilly (27 November 1919) antara pihak Sekutu dengan Bulgaria
4.      Perjanjian Trianon (4 Juni 1920) antara Sekutu dengan Hongaria
5.      Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920) antara Sekutu dengan Turki
d.    Akibat Perang Dunia I
-         Membawa perubahan dan kehancuran baik bagi negara-negara yang menang maupun yang kalah
-         Muncul sistem baru yaitu sistem demokrasi dan diktatorisme sepertiFasisme Mussolini (Italia), Nazi Hitler (Jerman), Nasionalisme Etatisme(Turki) dan Diktator Proletariat (Rusia).
-         Egoisme ekonomi negara-negara yang menang dalam perang saling berebut dalam menuntut ganti rugi.
-         Timbul paham-paham politik ekonomi di antaranya komunisme (Rusia), Fasisme (Italia), Nazi (Jerman), Etatisme (Turki).

e.     Liga Bangsa Bangsa (League of Nations)
Liga Bangsa-bangsa adalah organisasi dunia yang terdiri dari negara-negara anggotanya dan memiliki organ-organ pendukung lainnya. Adapun tujuan Liga Bangsa-bangsa adalah :
     Menjamin perdamaian dunia
     Melenyapkan perang
     Diplomasi terbuka
     Menaati hukum dan perjanjian internasional
Badan-badan organisasi LBB diantaranya adalah :
·        Sidang Umum
·        Dewan Keamanan
·        Sekertariat Tetap
·        Organisasi-organisasi tambahan terdiri atas panitia-panitia mengenai ekonomi, keuangan, teknik, kesehatan, mandat, ilmu pengetahuan dan perhubungan.
Organisasi-organisasi yang termasuk dalam Liga bangsa-bangsa dengan status otonomi diantaranya:
o       ILO (International Labour Organization)
o       Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
Lembaga ini gagal menjalankan fungsinya karena hal-hal sebagai berikut.
  • Tidak adanya peraturan-peraturan yang mengikat dan semuanya dilakukan secara suakrela.
  • Tidak mempunyai alat kekuasaan yang nyata untuk menindak setiap negara yang melanggar
  • Terlalu lemah terhadap negara-negara besar
  • Adanya pergeseran tujuan dari masalah perdamaian ke masalah politik
Karena kegagalannya itu pada tahun 1945 Liga bangsa-bangsa diganti menjadi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau United Nationa Organization (UNO) pada tanggal 24 Oktober 1945 di San Fransisco, Amerika Serikat.

II.    PERANG DUNIA II
a.     Sebab-sebab Perang Dunia II
Sebab-sebab umum :
      Kekacauan dalam bidang ekonomi
      Munculnya politik aliansi (politik mencari kawan)
      Munculnya paham ultranasionalisme (nasionalisme yang berlebihan)
      Kegagalan Liga Bangsa-bangsa dalam menjalankan tugasnya
      Jerman tidak mengakui lagi perjanjian Versailles
Sebab khusus :
      1 September 1939, Jerman menyerang Polandia melanggar perjanjian Versailles sehingga meletuslah Perang Dunia II
      3 September 1939, Inggris dan Perancis (sekutu) mengumumkan perang kepada Jerman. Sekutu mendapat bantuan dari Amerika Serikat (bantuan tentara, perlengkapan, dan persenjataan).
      8 Desember 1941, Pearl Harbour diserang Jepang dan pada 9 Desember 1941 Amerika Serikat mengumumkan perang kepada Jepang.
      11 Desember 1941 Jerman dan Italia mengumumkan perang kepada Amerika Serikat sehingga perang meletus dan meliputi seluruh dunia.

b.     Jalannya Perang Dunia II
1.     Periode Permulaan (1939-1942)

      1 September 1939, Jerman menyerbu Polandia dan Polandia dibagi menjadi Jerman dan Rusia
      Tahun 1940, Jerman menyerbu dan menduduki Denmark, Norwegia, Belanda, Belgia, Luxemburg
      10 Juni 1940, Italia mengumumkan perang dan menyerbu Perancis
      Paris jatuh ke tangan Jerman (13 Juni 1940)
      27 September 1940, Jerman, Italia, dan Jepang bersatu dalam perjanjian Tiga negara dengan membentuk poros Roma-Berlin-Tokyo
      13 April 1941, Rusia dan Jerman mengadakan perjanjian non agresi (tidak saling menyerang)
      Tentara Jerman menyerbu Balkan sampai ke Pulau Kreta. Rumania dan Bulgaria memihak kepada Jerman. Tentara Italia dipukul mundur di Afrika bagian utara oleh Inggris. Tentara Jerman di bawah Erwin Rommel menyerbu Afrika.
      Jerman menyerbu Rusia (22 Juni 1941), Inggris menang dalam The Battle of Britain.
      Jepang menyerang Pearl Habour (7 Desember 1941) dan membuka Perang Pasifik

2.     Turning Poin/titik balik (1942)
     Jepang kalah dalam pertempuran laut karang melawan Sekutu (Inggris dan Amerika Serikat) pada tanggal 7 Mei 1942
     Jerman dipukul mundur di el-alamein di muka Alexandria oleh Jenderal Montgomery (12 November 1942)

3.     Periode Terakhir (1943-1945)
      Italia diserbu oleh Sekutu dan terpaksa menyerah (1 Mei 1944)
      19 November 1942, Jerman kalah di Stalingrad, Jerman keluar dari Rusia. Kemudian Rusia menyerbu ke Balkan dan Polandia. 24 Agustus 1944 Rumania menyerah kepada Rusia diikuti Bulgaria 8 September 1944. Yugoslavia dibebaskan dan Hungaria menyerah kepada Rusia tanggal 13 Februari 1945.
      6 Juni 1944, tentara Amerika Serikat dan Inggris menyerbu Normandia (Perancis). 24 Agustus 1944, Perancis berhasil direbut, Belgia dibebaskan tanggal 2 September 1944. Kemudian Amerika langsung menyerbu Jerman.
      Jerman menyerah tanggal 7 Mei 1945. Tentara Rusia menyerbu Berlin dan ketika pertempuran dalam kota, Hitler bunuh diri. Berlin jatuh ke tangan Rusia tanggal 1 Mei 1945, sedangkan tentara gabungan Amerika Serikat, inggris, dan Perancis tiba di Sungai Elbe, waktu Jerman menyerah tanggal 7 Mei 1945.
      6 Agustus 1945 bom atom dijatuhkan di kota Nagasaki. 8 Agustus 1945 Rusia menduduki Manchuria dan Korea. Akhirnya, pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu.

c.     Akhir Perang Dunia II
Berbagai perjanjian perdamaian yang pernah diakukan di antaranya :
1)     Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) antara Jerman dengan Sekutu
2)     Perjanjian perdamaian Sekutu dengan Jepang (1945 di Jepang)
3)     Perjanjian perdamaian Sekutu dengan Italia (1945 di Paris)
4)     Perjanjian perdamaian Sekutu dengan Austria (1945 di Austria)
5)     Perjanjian perdamaian Sekutu dengan Hongaria, Burgaria, Rumania, Finlandia ditentukan di Paris tahun 1945
Sedangkan konferensi-konferensi yang diselenggrakan selama Perang Dunia II baik mengenai siasat Perang maupun perdamaian dunia antara lain :
·        Konferensi Atlantik (14 Agustus 1941)
·        Konferensi Casablanca (Januari 1943)
·        Konferensi Moskow (Oktober 1943)
·        Konferensi Kairo (November 1943)
·        Konferensi Teheran (Desember 1943)
·        Konferensi Yalta (Februari 1945)
·        Konferensi Postdam (2 Agustus 1945)

d.    Akibat Perang Dunia II
Sektor Politik
      Kedudukan Amerika Serikat memuncak setinggi-tingginya
      Rusia menjadi kekuatan baru dan kemudian menjadi saingan berat bagi Amerika Serikat
      Terjadinya perebutan Hegemoni antara Rusia dengan Amerika Serikat di dunia
      Muncul Nasionalisme di Asia dan menentang imperialisme negara-negara barat (Eropa)
      Politik mencari kawan (politik Aliansi)
      Balance of Power Policy mengakibatkan politik aliansi yang berdasarkan atas kemauan bersama (Collective Security) sehingga timbul North Atlantic Treaty Organization (NATO), Middle Eastern Treaty Organization (METO), South East Asian Treaty Organization (SEATO)
      Munculnya politik pemecah belah terhadap negara-negara seperti Jerman, Austria, Wina, Trieste, Korea, Indo-China.
Sektor Ekonomi
Amerika Serikat muncul sebagai negara kreditor bagi seluruh dunia di antaranya melalui Truman Doctrine (1947), Marshall Plan (1947), Four Point Truman, Colombo Plan.
Sektor Sosial
Membentuk United Nation Relief and Rehabilitation Administration (UNRRA) yang membantu masyarakat dalam bentuk :
     Memberikan makan orang-orang yang terlantar
     Mengurus pengungsi-pengungsidan mempersatukan para nggota keluarga yang terpisah akibat perang
     Mendirikan rumah sakit dan balai pengobatan
     Mengerjakan kembali tanah-tanah yang telah rusak.


Pendaratan AS di Pasifik, Agustus 1942-Agustus 1945

Kesimpulan:

    Akibat Perang Dunia II adalah banyaknya korban sipil yang berjatuhan pada pihak yang terlibat Perang Dunia II. Selain itu juga Perang Dunia II menyebabkan tampilnya negara superpower yaitu Amerika Serikat yang berideologi sistem pemerintahan liberal dan Uni Soviet yang berideologi Komunis. Juga setelah Perang Dunia II, maka juga menyebabkan berdirinya PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) yang sampai sekarang memperjuangkan perdamaian dunia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar